Rabu, 08 Juni 2011

ULTRASONOGRAPHI ( U S G )

ULTRASONOGRAPHI

Ultrasonografi  (sonografi) adalah sebuah teknik diagnostik pencitraan menggunakan suara ultra yang digunakan untuk mencitrakan organ internal dan otot, benda asing atau massa, struktur, dan luka patologi, membuat teknik ini berguna untuk memeriksa organ. Sonografi obstetrik biasa digunakan ketika masa kehamilan.
Pilihan frekuensi menentukan resolusi gambar dan penembusan ke dalam tubuh pasien. Diagnostik sonografi umumnya beroperasi pada frekuensi dari 2 sampai 13 megahertz.
Sedangkan dalam fisika istilah "suara ultra" termasuk ke seluruh energi akustik dengan sebuah frekuensi di atas pendengaran manusia (20.000 Hertz), penggunaan umumnya dalam penggambaran medis melibatkan sekelompok frekuensi yang ratusan kali lebih tinggi.
Ultrasonografi atau yang lebih dikenal dengan singkatan USG digunakan luas dalam medis. Pelaksanaan prosedur diagnosis atau terapi dapat dilakukan dengan bantuan ultrasonografi (misalnya untuk biopsi atau pengeluaran cairan). Biasanya menggunakan probe yang digenggam yang diletakkan di atas pasien dan digerakkan: gel berair memastikan penyerasian antara pasien dan probe.
Dalam kasus kehamilan, Ultrasonografi (USG) digunakan oleh dokter spesialis kandungan (DSOG) untuk memperkirakan usia kandungan dan memperkirakan hari persalinan. Dalam dunia kedokteran secara luas, alat USG (ultrasonografi) digunakan sebagai alat bantu untuk melakukan diagnosa atas bagian tubuh yang terbangun dari cairan ataupun untuk mengetahui massa suatu kanker atau tumor
Ultrasonografi medis digunakan dalam:
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

BEDSIDE MONITOR

BEDSIDE MONITOR 
    Bedside Monitor adalah suatu alat yang digunakan untuk memonitor  kondisi  pasien, berupa detak jantung, nadi, tekanan darah, temperatur , bentuk pulsa jantung dan saturasi oksigen  secara terus menerus 


    Bedside monitor pada rumah sakit biasa terdapat di ICU,IGD,Kamar Operasi,dan kamar perawatan  dimana ada pasien yang membutuhkan pengawasan.




    Nama lain dari Bedside Monitor adalah:
    - Cardiorespiratory Monitors
    - Apnea Alarms dan repiration monitor
    - Patient Monitor

    Protap Pengoperasian Bedside Monitor
    1. Lepaskan penutup debu
    2. Siapkan aksesoris dan pasang sesuai kebutuhan
    3. Hubungkan alat ke terminal pembumian/ground
    4. Hubungkan alat ke catu daya
    5. Hidupkan alat dengan menekan/mamutas tombol ON/OFF
    6. Set rentang nilai (range) untuk temperatur, pulse dan alarm
    7. Perhatikan protap pelayanan
    8. Beritahukan kepada pasien mengenai tindakan yang akan dilakukan
    9. Hubungkan patient cable, stap dan chest electrode ke pasien dan pastikan sudah terhubung dengan baik
    10. Lakukan monitoring
    11. Lakukan pemantauan display terhadap heart rate, ECG wave form, pulse, temperatur, saturasi oksigen (SpO2), NiBP, tekanan hemodinamik
    12. Setelah pengoperasian selesai matikan alat dengan menekan tombol ON/OFF
    13. Lepaskan hubungan alat dari catu daya
    14. Lepaskan hubungan alat dari terminal pembumian
    15. Lepaskan patient cable, strap, chest electrode dan bersihkan
    16. Pastikan bahwa Bedside Monitor dalam kondisi baik dan siap difungsikan lagi
    17. Pasang penutup debu
    18. Simpan alat dan aksesoris ke tempat semula



    Sumber : Anugerah Medical Service Jakarta

    NEBULISER

    NEBULISER

    Nebuliser adalah salah satu alat elektromedis bantu pernapasan yang digunakan untuk penyakit  asma, alergi dan ganguan sistem pernapasan lainnya
    Dalam pemakainnya ditambahkan dengan pemberian obat dapat lebih efisien dan Nebulasi yang tinggi akan  menjamin durasi pemberian obat yang lebih optimal.Dengan pemakaian Nebuliser akan meninggalkan sedikit sisa obat.
    Alat Nebuliser akan mengeluarkan uap yang di semprotkan dan di hirup oleh pasien sehingga pasien akan lebih nyaman dan dapat mengurangi sesak napas.
    Cara Pasang dan Pemakaian Alat Nebuliser
    Pisahkan tempat obat dari Main Unit kemudian masukkan obat kedalam tempat obat, pasang kembali tempat obat ke main menu, setelah itu pasang tutup adaptor,pasang face mask atau yang sejenisnya ke pasien sehingga uap akan sampai ke sistem pernapasan pasien kemudian nyalakan dengan menekan on 0f yang ada di alat Nebuliser.

    Cara Perawatan Nebuliser
    - Wadah  untuk memasukkan obat harus bersihkan dan diletakkan  dengan hati-hati dan dilakukan agar tidak   ada bagian yang hilang dan masukkan ke dalam wadahnya.
    - Bersihkan selang dan penyaring uap agar tidak ada sisa obat yang dapat mengkristal yang dapat mempengaruhi kerja nebuliser karena adanya endapan /kristal yang mengurangi uap yang keluar 




    Referensi :
    Wikipedia Bahasa Indonesia
    Buku Manual Alat Nebuliser

    Senin, 06 Juni 2011

    ALAT X-RAY C'ARM



















    Alat X-Ray  C'Arm adalah salah satu alat radiologi yang digunakan untuk melihat gambar atau obyek dari pasien yang akan dilihat langsung dengan cara floroscopi dengan bantuan layar monitor .
    C'Arm dapat digunakan sebagai penunjang medis untuk bedah ortopedi,  bedah laparoskopi, dan bedah syaraf.
    C'Arm merupakan alat radiologi yang menghasilkan X-ray dengan floroscopy dan  pancaran radiasi yang kecil  oleh karena itu operator  yang menggunakan alat ini harus menggunakan alat pelindung diri yaitu berupa baju pelindung atau Appron yang dilapisi dengan Pb(timbal ) dengan ketebalan setara 2mm .
    C'Arm juga dapat digunakan untuk  pilihan radiographi apabila menghendaki untuk menghasilkan gambar atau film x-ray.